MANAJEMEN PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN LITERASI MEMBACA SISWA DI SEKOLAH
Kata Kunci:
Manajemen Pembelajaran, Literasi Membaca, Meningkatkan Literasi MembacaAbstrak
Literasi membaca merupakan kata yang sudah tidak asing lagi di telinga. Ada banyak manfaat yang di dapat dari kegiatan literasi ini. Pada zaman sekarang ini di setiap sekolah ataupun madrasah sudah menerapkan kegiatan literasi. Maka dari itu, peneliti mengambil judul penelitian manajemen pembelajaran dalam meningkatkan literasi membaca siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri Binjai bertujuan untuk mengetahui seberapa pentingkah kegiatan literasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri Binjai dan yang menjadi tujuan utama di lakukannya kegiatan literasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri Binjai. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis yaitu metode penelitian kualitatif. Dimana penelitian kualitatif adalah penelitian yang dilakukan di tempat lokasi Madrasah Tsanawiyah Negeri Binjai untuk mendapatkan temuan langsung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa wawancara langsung oleh guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri Binjai, observasi ke lokasi, dan dokumentasi. Temuan yang dihasilkan oleh penulis setelah melakukan penelitian di Madrasah Madrasah Tsanawiyah Binjai yaitu dengan adanya kegiatan literasi membaca dilakukan dengan tujuan untuk membangun pendidikan karakter anak yang sudah memudah pada saat ini. Kegiatan literasi juga bermanfaat bukan hanya untuk lancar membaca saja tetapi untuk lebih memahami isi dari buku yang telah dibaca sebelumnya. Adapun kegiatan litersi di Madrasah Tsanawiyah Negeri Binjai dilakukan di dalam kelas bersama guru mata peljaran yang masuk sebelum belajar mereka melakukan kegiatan literasi tersebut selama 15 menit. Dengan adanya Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dikembangkan berdasarkan Permendikbud Nomor 21 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. Gerakan literasi sekolah bertujuan membiasakan siswa untuk membaca dan menulis guna menumbuhkan budi pekerti serta sangat mendukung untuk menumbuhkan siswa yang gemar membaca.
File Views: 213
Unduhan
Referensi
Akmalia, R., & Kurnia, H. (2021). Problematika Guru dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran Daring Dimasa Pandemi Covid-19 di SMP Binajaya, Bantul. AL-IRSYAD, 11(2), 300-312.
Gogahu, D. G. S., & Prasetyo, T. (2020). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis E-Bookstory Untuk Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 4(4), 1004–1015. Doi.Org/10.31004/Basicedu.V4i4.493.
Hanggi, Olovia Herlina. 2016. “Tiga Perubahan Kecil dalam Literasi Sekolah.” Membumikan Gerakan Literasi di Sekolah. Yogyakarta: Lembaga Ladang Kata.
Lubis, R. N. (2018). Konsep Evaluasi dalam Islam. SABILARRASYAD: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kependidikan, 3(1).
Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Permendikbud No. 21 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti.
Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses.
Ristanto, R. H., Zubaidah, S., Amin, M., & Rocman. (2017). Scientific literacy of students learned through guided inquiry. International Journal of Research and Review, 4(5), 23-30.
Saebani, A. d. (2009). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Pustaka Setia.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wandasari, Yulisa. 2017. Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Sebagai Pembentuk Pendidikan Berkarakter. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan, 1 (1), 325-343.
Wiratsiwi, Wendri. 2020. Penerapan Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 10 (2), 231-238.
Wulanjani1, N. A. & Anggraeni, C. D. 2019. Meningkatkan Minat Membaca melalui Gerakan Literasi Membaca bagi Siswa Sekolah Dasar. Journal Homepage, 3(1), 26-31
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Elvi Azizah, Eka Lestari, Abdul Rohim Husaini Wijaya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



