Profesionalitas Guru MAN 2 Model Medan

Penulis

  • Rizqi Almaajid
  • Nurjannah Siregar
  • Syakila Pradita
  • Malika Aulia Husna
  • Tiara Amanda
  • Ardin Rizki Sagala

Kata Kunci:

profesionalitas, guru profesional, Model Medan

Abstrak

Secara umum penelitian ini ditujukan untuk mendeskripsikan mengenai Peran Profesionalitas Guru dalam Pendidikan di Sekolah. Tujuan khusus penelitian ini untuk mendeskripsikan mengenai keprofesionalitas kinerja guru dalam peningkatan pendidikan di sekolah dalam jenjang pendidikan madrasah alia negeri di MAN 2 Model Medan. Kegiatan miniriset mengenai Peran Profesionalitas Guru dalam Pendidikan di Sekolah MAN 2 Model Medan ini dilakukan dengan metode wawancara atau metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, peran profesionalitas guru dalam pendidikan di sekolah terkait dengan cara menjadi guru yang profesional sesuai dengan penilaian dari pendidikan nasional di Indonesia. Keprofesionalan guru di setiap sekolah berbeda beda tergantung dengan kualifikasi dari pihak sekolah tersebut. Sehingga dapat ditarik simpulan bahwa peran profesionalitas guru sangat berpengaruh dalam perkembangan pendidikan di sebuah sekolah

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

A. Sahertian, Piet. 1994. Profil Pendidik Profesional. Yogyakarta: Andi Offset.

Bogdan, Robert C., & Biklen Sari Knopp. 1998. Qualitative Research For Education, An introduction to Theory and Methods (Third Edition). USA: Allyn and Bacon.

Miles, M.B. & Huberman, A. M. (1984). Qualitative Data Analysis: A Sourcebook of New Methods. Sage Publication.

UU No. 14 Tahun 2005, Tentang Guru dan Dosen, Pub. L. No. UU No. 14 Tahun 2005 (2005).

Cooper, DR and CW Emory, 1984. Business Research Methods, Fifth Edition of language translation Widyono Soetjipto, Jakarta: Erlangga

Hadiyanto, 2004, Mencari Sosok Desentralisasi Manajemen Pendidikan Di Indonesia, Jakarta: Rineka Cipta

Marshall, C., & Rossman, GB (1989). Merancang Penelitian Kualitatif. Taman Newbury, CA: Sage.

Miles, M.B & Huberman A.M. 1984, Analisis Data Kualitatif. Terjemahan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. 1992. Jakarta : Penerbit Universitas Indonesia.

Muizzuddin, M.(2019). “Pengembangan Profesionalisme Guru Dan Peningkatan Kualitas Pembelajaran”. Jurnal Kependidikan, vol 7, no 1.

Mulyasa, E. 2006. Menjadi guru profesional.Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan.Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muhammad, Hadiyanto, dan Nurli.1998. Peningkatan Iklim Kelas yang Kurang Demokratis di Sekolah Dasar No. 19 Kecamatan Padang Utara, IKIP Padang, Padang

Nasution. (1996). Metode Penelitian Kualitatif Naturalistik. Jakarta: Sinar Grafika

Noble, B. J., & Robertson, R. J. (1996). School-based management

Sardiman, A.M., (2001), Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar, Raja Grafindo Persada, Jakarta

Susanto, H. (2020). Profesi Keguruan. Banjarmasin: FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Surya. 2005. Menjadi Guru Profesional. Jakarta: Karunika.

Sudjana. (2005). Metode Statistika. Bandung: Tarsito

Unduhan

Diterbitkan

24-12-2022

Cara Mengutip

Almaajid, R., Siregar, N., Pradita, S., Husna, M. A., Amanda, T., & Sagala, A. R. (2022). Profesionalitas Guru MAN 2 Model Medan. IKAMAS: Jurnal Informasi Keagamaan, Manajemen Dan Strategi, 2(2), 164–171. Diambil dari https://ikamas.org/jurnal/index.php/ikamas/article/view/78